Showing posts with label Akuntansi Keuangan Menengah I. Show all posts
Showing posts with label Akuntansi Keuangan Menengah I. Show all posts

Monday, January 6, 2014

BAB 12 | Aktiva Tidak Berwujud


Siti Sarifah (12-0102-0020)
Kieso , Intermediate Accounting, edisi 12
BAB 12 | AKTIVA TIDAK BERWUJUD

MASALAH AKTIVA TAK BERWUJUD
Karakteristik
Dua karakteristik utama:
1.       Kurang memiliki eksistensi fisik
2.       Bukan merupakan instrument financial
Biasanya diklasifikasikan sebagai aktiva jangka panjang.
Jenis aktiva tak berwujud yang umum: paten, hak cipta, waralaba atau lisensi, merk dagang atau nama dagang, dan ggodwill.
Penilaian
Aktiva tak berwujud yang dibeli:
-          Dicatat sebagai biaya
-          Termasuk semua biaya akuisisi dan pengeluaran yang diperlukan untuk membuat aktiva tak berwujud tersebut siap digunakan
Aktiva tak berwujud yang dibuat secara internal:
-          Biasanya dibebankan saat biaya dikeluarkan
-          Hanya biaya internal yang dikapitalisasi yang merupakan biaya langsung, seperti biaya hukum
Amortisasi aktiva tak berwujud
Umur manfaat yang terbatas:
-          Beban diakui dengan amortisasi
-          Kredit harus dilakukan kea kun aktiva yang sesuai atau ke akun amortisasi
Umur manfaat yang tak terbatas:
-          Tidak ada batas yang dapat diperkirakan dalam periode waktu dimana aktiva tersebut dapat memberikan arus kas
-          Tidak ada amortisasi
JENIS-JENIS AKTIVA TAK BERWUJUD
Yang terkait dengan pemasaran
-          Contohnya: merk dagang atau nama dagang, susunan dewan redaksi di surat kabar, nama domain internet, dan perjanjian non persaingan.
-          Merk dagang atau nama dagang memiliki perlindungan hukum untuk sejumlah pembaharuan kembali yang tak terbatas dalam masing-masing periode selama 10 tahun.
-          Mengkapitalisasi biaya akuisisi
-          Tidak ada amortisasi
Yang terkait dengan pelanggan
-          Contohnya: daftar pelanggan, catatan pesanan atau catatan produksi, dan hubungan dengan pelanggan yang terikan kontrak maupun yang tidak.
-          Mengkapitalisasi biaya akuisisi
-          Diamortisasi selama masa manfaatnya
Yang terkait dengan seni
-          Contohnya: hak kepemilikan naskah drama, karya sastra, karya music, gambar-gambar, foto, dan materi video dan audiovisual.
-          Hak cipta diberikan selama umur penciptanya ditambah 70 tahun.
-          Mengkapitalisasi biaya akuisisi
-          Diamortisasi selama masa manfaatnya
Yang terkait dengan kontrak
-          Contohnya: perjanjian lisensi, ijin bangunan, hak siaran, dan kontrak jasa atau pasokan.
-          Biaya waralaba (atau lisensi) dengan umur yang terbatas harus diamortisasi sebagai beban operasi selama umur waralaba.
-          Waralaba dengan umur yang tak terbatas seharusnya dicatat pada biaya, dan tidak diamortisasikan.
Yang terkait dengan teknologi
-          Contohnya: teknologi yang dipatenkan dan rahasia dagang oleh U.S. Patent and Trademark Office.
-          Paten memberikan kepada pemegangnya hak eksklusif selama periode 20 tahun.
-          Mengkapitalisasi biaya pembelian paten
-          Segala biaya pengembangan dibebankan pada saat terjadinya
-          Biaya hukum dan biaya lainnya yang berhasil untuk mempertahankan tuntutan paten didebit ke paten
Goodwill
-          Hanya dicatat jika keseluruhan perusahaan dibeli karena tidak dapat dipisahkan dari perusahaan secara keseluruhan.
-          Goodwill adalah sisa: kelebihan biaya atas nilai wajar aktiva bersih yang dapat diidentifikasi yang diakuisisi.
-          Goodwill yang dibuat internal tidak boleh dikapitalisasikan.
Penghapusan Goodwill
-          Goodwill dianggap memliliki umur yang tak terbatas
-          Tidak boleh diamortisasi
-          Hanya menyesuaikan nilai tercatatnya ketika goodwill mengalami penurunan nilai
Goodwill Negatif-Badwill
-          Harga beli lebih rendah daripada bilai pasar wajar
-          Timbul kredit, sering disebut goodwill negative
o   Goodwill negative harus dialokasikan sebagai keuntungan luar biasa
PENURUNAN AKTIVA TAK BERWUJUD
Aktiva tak berwujud dengan umur terbatas
1.       Jika jumlah arus kas bersih yang diharapkan di masa depan (yang belum didiskontokan) lebih rendah dari nilai buku aktivanya, maka kerugian penurunan nilai akan diukur dan dialui (pengujian kemampuan pemulihan)
2.       Kerugian penurunan nilai adalah jumlah di mana nilai buku aktiva kurang dari nilai wajar aktiva yang menurun nilainya.
Kerugian dilaporkan sebagai bagian laba dari operasi yang berlangsung terus-menerus, bagian “beban dan kerugian lainnya”
Aktiva tak berwujud dengan umur tak terbatas selain goodwill
-          Harus diuji penurunannya paling tidak setahun sekali
-          Pengujian penurunannya adalah pengujian nilai wajar
o   Jika nilai wajar asset lebih rendah dari jumlah tercatatnya, maka penurunan nilainya diakui.
o   Oleh karena itu, pengujian pemulihan tidak digunakan
Goodwill
Proses dua tahap:
Tahap 1                : jika nilai wajar lebih kecil dari jumlah tercatat aktiva bersihnya, maka dilakukan tahap kedua untuk menentukan penurunan nilai yang mungkin terjadi
Tahap 2                : menetapkan nilai wajar goodwill (nilai yang diimplikasikan oleh goodwill tersebut) dan membandingkannya dengan jumlah tercatatnya.

BIAYA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN
Seringkali menghasilkan pengembangan sesuatu yang dipatenkan atau diberi hak cipta, seperti: produk baru, proses, ide, rumus, komposisi, atau hasil sastra.
Karena kesulitan yang timbul dalam identifikasi biaya yang berhubungan dan menentukan besarnya manfaat masa depan, semua biaya penelitian dan pengembangan harus dibebankan ke beban pada saat terjadinya.
Akuntansi untuk penelitian dan pengembangan
Biaya yang berkaitan:
1.       Bahan, peralatan, dan fasilitas
2.       Personil
3.       Aktiva tak berwujud yang dibeli
4.       Jasa kontrak
5.       Biaya tak langsung
Biaya lainnya yang sejenis
-          Biaya start-up operasi baru
-          Kerugian operasi awal
-          Biaya iklan
-          Biaya perangkat lunak komputer
PENYAJIAN POS-POS TAK BERWUJUD DAN YANG BERHUBUNGAN
Neraca
-          Aktiva tak berwujud disajikan dalam akun terpisah
-          Akun lawan biasanya tidak ditunjukkan
Laporan laba rugi
-          Beban amortisasi dan beban kerugian penurunan nilai untuk aktiva tak berwujud selain goodwill sebagai bagian dari operasi berjalan
-          Total biaya pengembangan dan penelitian yang dibebankan sebagai biaya harus diungkapkan

BAB 11 | Penyusutan, Penurunan, dan Deplesi


Siti Sarifah (12-0102-0020)
Kieso , Intermediate Accounting, edisi 12
BAB 11 | PENYUSUTAN, PENURUNAN, DAN DEPLESI

PENYUSUTAN
Adalah proses akuntansi dalam mengalokasikan biaya aktiva berwujud ke beban dengan cara yang sistematis dan rasional selama periode yang diharapkan mendapat manfaat dan penggunaan aktiva tersebut.
Faktor yang terlibat:
-          Dasar penyusutan apa yang digunakan untuk aktiva?
-          Berapa masa manfaat aktiva?
-          Metode pengalokasian biaya apa yang paling baik untuk aktiva ini?
Metode penyusutan:
-          Metode aktivitas (unit penggunaan atau produksi): (beban-nilai sisa) x jam tahun ini / total estimasi jam
-          Metode garis lurus: (biaya-nilai sisa) / estimasi umur pelayanan
-          Metode beban menurun
o   Jumlah angka tahun
o   Metode saldo menurun
-          Metode penyusutan khusus
o   Metode kelompok dan gabungan
Metode kelompok sering digunakan apabila aktiva bersangkutan cukup homogen dan memiliki masa manfaat yang hampir sama.
Pendekatan gabungan digunakan apabila aktiva bersifat heterogen dan memiliki umur manfaat yang berbeda.
o   Metode campuran atau kombinasi
Perusahaan juga bebas mengembangkan metode penyusutan sendiri yang khusus atau dibuat khusus.
Masalah penyusutan khusus:
-          Penyusutan dan periode parsial atau sebagian
-          Penyusutan dan penggantian aktiva tetap
-          Revisi tarif penyusutan

PENURUNAN NILAI
Nilai terendah antara biaya atau harga pasar untuk persediaan tidak dapat dialpikasikan pada properti, pabrik, dan peralatan
Pengakuan penurunan nilai:
a.       Suatu penurunan nilai yang signifikan dalam nilai pasar aktiva.
b.      Suatu perubahan yang signifikan dalam jangka waktu atau cara aktiva itu digunakan.
c.       Suatu perubahan terbalik yang signifikan dalam faktor-faktor hukum atau iklim usaha yang mempengaruhi nilai aktiva.
d.      Suatu akumulasi biaya yang secara signifikan melebihi jumlah biaya awal yang diperkirakan untuk mengakuisisi atau membuat aktiva.
e.      Suatu proyeksi atau peramalan yang menunjukkan kerugian terus-menerus yang berhubungan dengan aktiva.
Pengukuran penurunan nilai:
1.       Menelaah kejadian atau perubahan situasi atau kemungkinan terjadinya penurunan nilai.
2.       Jika hasil penelaahan menunjukkan penurunan nilai, maka pengujian tentang kemampuan pemulihan akan diterapkan.
3.       Dengan mengasumsikan terjadi penurunan nilai, kerugian penurunan  nilai adalah jumlah di mana jumlah tercatat aktiva lebih besar daripada nilai wajar aktiva.
Kerugian penurunan nilai tidak dapat direstorasi atas aktiva yang ditahan untuk digunakan.
Aktiva yang ditahan untuk dilepaskan seperti persediaan; harus dilaporkan pada yang terendah antara biaya dan nilai realisasi bersih.

DEPLESI
Sumber Daya Alam, yang sering kali disebut aktiva yang dapat habis, mencakup minyak, mineral, dan kayu.
Dua fitur utama:
1.       Pengambilan sepenuhnya aktiva
2.       Penggantian aktiva hanya oleh alam
Penetapan dasar deplesi:
-          Biaya akuisisi
-          Biaya eksplorasi
-          Biaya pengembangan (berwujud & tidak berwujud)
-          Biaya restorasi
Penghapusan biaya sumber daya: Total Biaya -  Nilai Sisa / Total estimasi unit yang tersedia
Masalah khusus dalam akuntansi deplesi:
-          Kesulitan mengestimasi cadangan yang dapat dipulihkan
-          Masalah nilai penemuan
-          Aspek pajak dari sumber daya alam
-          Akuntansi untuk dividen likuidasi